Sosialisasi Intrument Kualitatif LAM PT-KES Oleh Farmasi.

Surabaya, 28 November 2025 – Pada tahun 2025  tepatnya di bulan Januari, LAM-PTKes menerapkan Instrumen Akreditasi baru  yang bersifat kualitatif yang terdiri atas 8 kriteria. Perubahan ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas penilaian mutu pendidikan tinggi kesehatan.

Secara resmi LAM PT-KES sudah melaksanakan Sosisalisasi tentang penerapan Instrument Akreditasi baru tersebut dan sudah diikuti oleh perguruan tinggi baik PTN maupun PTS di Indonesia. Dan Alhamdulilah Universitas Hang Tuah (UHT) ikut serta menghadiri acara tersebut pada tanggal 29 s.d 30 Juli 2025 di Jakarta diwakili oleh 2 orang dosen dari Fakultas Farmasi dan Fakultas Kedokteran Gigi.

Dalam rangka persiapan implementasi hal tersebut, UHT menggelar “Sosialisasi Instrument Kualitatif 8 Kriteria”
oleh tim dari Fakultas Farmasi yang berlangsung di Gedung P.Enggano (Rektorat) Ruang Seminar Lantai 2 tanggal 28 November 2025. Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Rektor UHT, Laksamana Muda (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, serta Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Prof. Dr. Drs. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc. Selain itu, hadir pula Dekan Fakultas Farmasi, pimpinan unit, serta tim penjaminan mutu fakultas.

Kegiatan bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan pemahaman terhadap instrumen baru. Diharapkan  kegiatan ini dapat mematangkan persiapan menghadapi reakreditasi di tahun 2025 guna meningkatkan serta mempertahankan akreditasi yang telah diraih oleh program studi yang ada di UHT.
Dalam arahannya, Rektor UHT menegaskan bahwa Instrument Kualitatif 8 Kriteria merupakan instrumen penting untuk memastikan kualitas penyelenggaraan pendidikan farmasi sesuai standar nasional dan kebutuhan layanan kesehatan modern.

“Akreditasi ini bukan hanya pemenuhan kewajiban administratif, tetapi upaya strategis untuk meningkatkan mutu pembelajaran, laboratorium, dan kualitas lulusan. UHT berkomitmen mempersiapkan proses ini secara terstruktur dan terukur,” ujar Rektor.

Pada kesempatan tersebut, Kepala LPM UHT memberikan penjelasan teknis mengenai instrumen dan kriteria penilaian LAMPTKes Farmasi, mulai dari standar kurikulum, luaran tridharma, fasilitas laboratorium, hingga capaian pembelajaran lulusan. Ia juga menjelaskan prosedur akreditasi, mekanisme asesmen lapangan, serta ketentuan penetapan status akreditasi berdasarkan pemenuhan 8 kriteria kualitatif LAMPTKes.
Lebih lanjut, peserta sosialisasi mendapatkan gambaran lengkap mengenai LED (Laporan Evaluasi Diri), format data dukung serta peran tim asesmen internal dalam mempersiapkan wawancara bersama asesor, termasuk pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, alumni, hingga pengguna lulusan. Materi tersebut menekankan pentingnya konsistensi data, integrasi dokumen serta kesiapan lapangan pada saat asesmen.

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi dan penyelarasan langkah strategis antara LPM dan Fakultas Farmasi untuk mematangkan persiapan akreditasi pada periode penilaian mendatang. Fakultas Farmasi UHT menargetkan peningkatan mutu dan pemenuhan seluruh sub-kriteria agar dapat meraih status akreditasi terbaik dari LAMPTKes.

Universitas Hang Tuah, excellence in maritime education

Visits:1408